Jumat, 22 April 2011

Makna Hari Pendidikan Nasional

Guys, tak terasa hanya tinggal menghitung hari menuju peringatan HARDIKNAS (Hari Pendidikan Nasional) tahun 2011. Berbicara mengenai makna HARDIKNAS sendiri, apa sih makna sebenernya ? apakah dengan diperingatinya HARDIKNAS pada tanggal 2 Mei mendatang, mengartikan bahwa bangsa Indonesia telah bebas dari “kebodohan” ?

Ya, banyak orang menganggap makna HARDIKNAS hanya sebatas peringatan dimana setiap pelajar mengikuti upacara, lalu dilanjutkan dengan mendengarkan amanat/pidato mengenai HARDIKNAS dari pembina ataupun istruktur upacara. Tapi itu salah, makna HARDIKNAS bukanlah sekedar upacara peringatan . HARDIKNAS seharusnya dimaknai dengan solusi penyelesaian masalah dan pemberantasan kebodohan di negeri “Jambrut khatulistiwa” ini.

Yup ! tiada masa paling indah, masa-masa di sekolah itulah sebaris potongan lagu dari Alm. Chrisye yang menggambarkan tentang betapa indahnya masa-masa kita saat ini yang tak lain dan tak bukan adalah masa remaja berada disekolah. Namun di balik bait yang indah itu ternyata banyak anak-anak dan remaja di Indonesia yang tidak dapat merasakan masa-masa yang paling indah itu.


Guys, bukankah kita sering melihat tubuh kecil yang letih di pinggir-pinggir jalanan, mereka yang hidup di kolong-kolong jembatan, mereka yang hidup di rumah-rumah kardus ? Mereka yang harusnya berada di bangku-bangku sekolah untuk mengenyam pendidikan tetapi harus bergelut dengan kerasnya dunia ini dengan bekerja di jalan-jalan dengan menjajakan koran, mengamen, bahkan mengemis dari fajar menyingsing hingga gulitanya malam. mereka mengadu nasib hanya untuk mencari sesuap nasi bahkan untuk menghidupi keluarga, mereka tak ingat sekolah dan merekapun tak bisa berbuat apa-apa karena dililit oleh himpitan ekonomi yang memaksa mereka harus berbuat seperti itu, setiap hari kulit mereka hanya terpanggang oleh terik matahari, mereka harus mengadu nasib di sudut-sudut kota seperti di kota Bandar Lampung ini. sudah seharusnyalah kita memberikan setitik harapan kepada mereka, mereka juga ingin menggapai cita-cita seperti kita semua semua orang mempunyai mimpi dan harapan, tanpa terkecuali. Tentu saja mereka juga ingin merasakan bahagia dan merasakan manisnya masa kanak-kanak mereka seperti anak lainnya.Di usia berliannya, mereka harus kehilangan kesempatan menggapai bintang untuk masa depan yang lebih cerah.

Kemudian masalah ekonomi di negeri ini, guys. Factor terbesar yang mendorong ana-anak Indonesia untuk putus sekolah dan terpaksa bekerja adalah factor ekonomi. Banyak pengangguran, banyak rakyat miskin, dan banyak anak jalanan adalah hasil dari himpitan ekonomi penduduk Indonesia. Masalah anak-anak jalanan yang putus sekolah dinegeri ini adalah salah satu bukti bahwa kebodohan di negeri kita tercinta ini belum terperangi dengan serius.

Yang ketiga adalah masalah Kesehatan, guys. Bila tidak ada yang mau melakukan perubahan di negeri ini, masalah kesehatanpun akan ikut andil. Berawal dari kemiskinan & pengangguran, banyak rakyat Indonesia, terutama kaum ibu yang sedang mengandung bayinya tidak memperhatikan kesehatan dirinya dan janinnya. Mengapa ? ya, lagi-lagi karena factor ekonomi. Mahalnya harga kesehatan di negeri ini membuat banyak orang melalaikannya. Kemudian, setelah 9 bulan mengandung, tiba saatnya si ibu melahirkan anaknya, tapi apa ? karena Gizi yang kurang & kurang memperhatikan kesehatan membuat banyak anak Indonesia harus terlahir cacat.

Guys, masalah kelangsungan pendidikan anak adalah persoalan di Indonesia saat ini. Bukan rahasia lagi bahwa saat ini masih ada jutaan anak sekolah di negeri ini terancam masa depannya karena lagi-lagi faktor ekonomi  dan mereka tak sanggup melanjutkan sekolah.mereka terpaksa melakukannya. Jangankan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, untuk bisa bertahan di tingkat pendidikan menengah sekalipun mereka tidak mampu.

Guys, tentu saja masalah pendidikan dan kesehatan adalah hal yang paling penting untuk diperhatikan oleh kita semua, baik dari pemerintah, sawsta, LSM, ataupun masyarakat. karena dengan setitik perubahan, kita akan memetik hasil yang besar dikemuadian hari, yaitu bangsa yang cerdas dan bermartabat.

Guys, dalam rangka memaknai HARDIKNAS yang kesekian kalinya ini, berarti inilah saatnya perubahan ! Permasalahan anak yang saat ini terjadi di indonesia adalah permasalahan milik kita bersama, bukan hanya orang tua, masyarakat, ataupun pemerintah. Untuk itu marilah kita bangun bersama masa depan anak-anak bangsa ini dengan memperhatikan pendidikan dan kesehatan mereka karena masa depan bangsa ini ada pada pundak mereka. Jangan sampai neeri ini dikemudian hari nanti hanya akan menjadi bangsa yang tak bisa bersaing dengan bangsa lainnya yang dikarenakan kurang gizi dan minimnya ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh paragenerasi penerus bangsa saat ini.


Guys, it's time to change ! we need a solution not a "Promise" !  mari bersama-sama perangi "kebodohan" ! buktikan pada negara lain kalau Indonesia BISA !

keterangan : Gambar  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar